Membaca tukisan itu entah kenapa Sera sedikit terkikik geli, kepalanya menggekeng pelan. Azka tetaplah Azka bukan? Ia tahu bahwa Azka akan selalu melindunginya entah itu dalam diam seperti ini atau juga secara terang-terangan. Itu sudah terjadi beberapa tahun lalu, di mana mereka masih menginjak sekolah dasar kala itu di sini. Iya, kalian benar. Azka itu orang yang dapat memahami Sera dengan baik. Ya seperti di bilang memang mereka itu sebenarnya saling bisa mengisi kekosongan di antara mereka berdua. Namun sayang semua itu selamu terhalang oleh lingkungan mereka berdya yang seperti ini. Sera menghela nafas panjang, tapi ya sudahlah. Bagaimana pun kan Azka tidak seperti mereka bukan? Setidaknya yang masih waras di sekolah ini hanya Azka. Yang tidak menganggap Sera seperti anak terku

