Agustus 2015 Sera menghela nafas panjang, sebyuman getir yang di paksakan gadis itu terlihat jelas di wajah cantiknya. Dengan rambut yang sengaja ia urai terlihat acak-acakan di sertai kepala pening akibat rambut yang di tarik oleh beberapa teman kelasnya karena tingkah isengnya. Awalnya sih mereka penasaran dengan rambut aneh yang muncul di bagian pinggir kedua poninya, tetapi sayang mereka malah menarik kuat rambutnya sehingga Sera mendongakkan kepalanya. Dua hari awal perpindahan sekolah yang tidak mengenalan memang, tapi tidak apa-apa Sera paham. Semua orang-orang di sini selalu seperti itu kepada Sera, berbeda saat dirinya masih di Jakarta. Di mana semua orang sebayanya selalu senang jika berteman dengannya, bahkan Sera pun banyak teman juga saat dirinya masih sekolah di Jakarta.

