Sudah kira-kira empat bulan Sisil, Irka, Maxi dan Nopan bersama-sama, pergi ke kantin bareng, nongk Rong bareng, telat bareng, sampai di marahin guru bareng-bareng. "Eh kalian sadar apa enggK, udah empat bulan aja kita bareng-bareng, gue anggep kita udah jadi sahabat lho." Celetuk Maxi tiba-tiba saat mereka berempat sedang makan di kantin. "Sama lah, gue juga nganggepnya gi... uhuk.. uhuk." Nopan tersedak tiba-tiba. "Ini minum nih, Nop at-ati coba cuy." Sisil pelan-pelan membantu Nopan minum sambil memegangi gelas yang sudah ia isi air hangat sebelumn Ya, "udah nggak sakit?" Lauren bertanya dengan nada khawatir. "Thanks, Ren." Nopan tersenyum manis sekali. Mangkanya, omongan Maxi mah nggak usah ditanggepin, Nop! Cuman bikin orang celaka doang." Irka terkekeh setelah mengucapkannya. "

