Keponakan

1543 Kata

"Maafin temen-temen gue ya," Kent berucap dengan nada agak pelan, merasa berdosa seakan ia sendiri y Ang melakukan kesalahan itu. Matanya menerawang ke arah gelas teh yang dibelinya barusan selepas mengobati luka Zefa. Melihat reaksi Kent, mau tak mau Zefa jadi agak bersalah juga. Sebenarnya ia agak salah, iya, "agak". Tetapi cara Ivana memperlakukannya pun termasuk salah. Zefa menggeleng pelan. "Gapapa kok kak, serius deh." Kent tersenyum tipis. "Makasih ya, gue gak tau kenapa temen-temen gue jadi gitu. Padahal dulu mereka gak gitu." "Hah?" Zefa tertegun. "Maksudnya?" Kent terdiam, lalu membuang nafas kasar. "Mungkin gue yang salah." Sang kakak kelas kembali tersenyum tipis namun dengan ekspresi yang agak memudar. "Mungkin karena gue mereka jadi gitu?" "Eng ... gara-gara kakak?" "I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN