Bab 17

1184 Kata

Tika langsung mengambil posisi, duduk di tempat yang sudah disediakan. Di sebelahnya, ia melihat Giselle dan juga Aditya. Tika berusaha tidak melihat, ia duduk dengan santai. Sekitar sepuluh menit setelah itu, Janar yang sudah dimake up menghampiri Tika, menyerahkan ponselnya.”Ini….tolong dipegang.” “Iya,”balas Tika sambil meraih ponsel Janar. “Aku langsung ke sana, ya,” katanya sembari melirik Aditya. “Iya.” Tika duduk dengan tenang, memerhatikan Janar dan Giselle berfoto. Tampaknya mood Giselle sedang tidak baik karena mereka harus mengambil gambar beberapa kali untuk pose yang sama. Aditya juga kali ini diam saja, tidak berani mengganggu Tika, mungkin ia tidak ingin berurusan dengan Janar lagi. Tiba-tiba saja suara benda jatuh terdengar begitu keras. Tika mencari sumber suara. Ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN