Catherina dan Gengnya

970 Kata
Sore. Pulang sekolah di Cafe dekat sekolah. Catherina, Winda dan Sheryl sedang nongkrong di Cafe sambil ngobrol tentang gosip sekolah. "Catherina, berhasil juga lo, nikung Bella, Kershan dan Bella baru aja putus." kata Winda yang terlihat bangga ngelihat sahabat bule nya. "Iya dong, gue yakin bentar lagi Kershan bakal nembak gue untuk jadi cewe nya" kata model itu yakin. "Bangga lo yah" kata Sheryl sambil tertawa. "Hahaha" tawa jahat dilakukan oleh model bule itu. Dengan predikat Catherina yang model dia ngerasa lebih menang dari Bella. Untungnya tidak satu sekolah. "Eh emang Kershan deket yah sama cewek culun itu?" Tanya Winda. "Maksud lo Carla?" Kata Sheryl. "Iya, malah culun, sok sokan dia nantang lo Catherina!" Kata Winda. "Yah coba aja kalau dia berani. Dia ga tau kali siapa teman teman kita" kata Catherina meremehkan. "Tapi dia berani loh nantang lo! Serius" kata Sheryl takjub juga. Culun tapi berani yah? Batin Sheryl. Catherina memasang wajah meremehkan. "Belum tau dia siapa gua!" Kata bule cantik itu. Ketiga orang itu terdiam sejenak. "Mungkin ga yah... Kershan naksir dia?" Kata Winda membuyarkan lamunan mereka. "No way! Mana mungkin!" Catherina berkata jengkel. Culun dan ga keren, mana mungkin cowok kayak Kershan naksir dia. Batin model itu. "Yah namanya juga hati" kata Sheryl mulai berpikiran juga. "Sher, jangan sok tau dong!" Catherina berkata spontan. "Kan baru dugaan" Sheryl berkata sambil mikir. Pemikiran yang menurutnya kemungkinan benar. "Pokoknya... lihat aja buktinya, Bella aja putus sama Kershan. Berarti kan... cowo itu naksir gue. Lo kan tau gue yang dekatin Kershan secara ga langsung!" Kata Catherina bangga. "Dasar nikung!" Kata Winda sambil tertawa. Mereka bertiga tertawa senang melihat Bella yang katanya gadis indo itu sempat depresi. Menurut gosip dari sekolah sebelah, Bella sempat beberapa hari ga masuk sekolah berobat ke psikiater. Lalu dia istirahat selama tiga hari di rumah. Padahal biasanya Bella gadis cheerleader yang aktif. Kershan emang the most wanted boy at school gadis secantik Bella aja depresi gara-gara putus dengan cowok itu. ☆☆☆☆☆ Di rumah mewah. Seorang gadis baru bangun dari tidurnya. Jam 3 sore. Bella gadis indo itu terlihat pucat dan lemas. Dia melihat jam. Sudah jam 3 sore. Dengan tubuh lemas dia berusaha duduk sambil membuka HP android nya. Terlihat chat group bahwa teman teman di sekolah nya terutama cewek cewek cheerleader mengucapkan salam dan agar dia cepat sembuh. Bella tersenyum sedikit mengagumi kesetiaan teman teman geng nya. Kenapa yah Kershan tiba-tiba mutusin aku? Emang bener apa? Itu ulah Catherina? bukan nya Catherina udah punya pacar yah yang katanya cowoknya udah kuliah? Batin Bella bingung. Setahu Bella, Catherina memang nakal. Pergaulan nya bebas. Sering merokok dan mabuk. Club langganan nya ada beberapa di daerah jakarta. Tapi setahu Bella, model bule itu baru jadian beberapa bulan lalu dengan seorang cowok yang terkenal playboy dan juga kaya. Cowok itu udah kuliah jurusan hukum. Papahnya pengacara terkenal di indonesia dan emang dia kaya banget. Masa Catherina bisa mau dengan Kershan? Padahal kan baru jadian! Aneh juga, ngapain aku depresi gara-gara cewe bule itu? Aku kan juga indo. Belasteran, kalau mau jadi model juga aku bisa! Bella berkata kesal dalam hati. Awas lo Catherina, gue balas lo! Batin Bella jengkel. Memikirkan rencana jahat. ☆☆☆☆☆ 'Assalamualaikum. Carla, kamu ada tugas untuk mengajar di kelas. Ibu tidak bisa masuk kelas karena ada urusan. Karena kamu murid terpintar tolong ajarkan pada teman teman materi bab yang tiga. Maaf ibu chat kamu dadakan malam ini, besok tidak jadi ulangan. Makasih.' Itu chat dari bu Lennia. Carla murid kebanggan nya memang sering diminta oleh para guru untuk menjadi guru pengganti kalau tidak ada guru di kelas. Nilai-nilai Lennia selalu 9,5 tak pernah kurang. Dia dijuluki berotak einstein. Carla akan bersiap menjadi guru besok di kelas nya. Walaupun begitu, Carla tak tahu separah apa kalau bermasalah dengan Catherina dan geng nya. Mereka sekumpulan cewe nakal tak bermoral. Apapun akan mereka kerjakan untuk menang. Memang geng mereka terkenal menjadi bully pada para gadis seusia mereka. Bahkan tak ada yang berani karena para penindas berjumlah lumayan banyak sekelompok orang. Yang paling arogan adalah Catherina, terkenal judes dan suka banget ngejek murid-murid culun atau yang miskin. Bahkan hampir setiap hari Catherina dan geng nya kalau nongkrong di kantin ngeledekin murid-murid culun atau yang kekurangan secara keuangan dengan kata k********r dan pedas. Walaupun begitu, para cowok tetap aja suka ngumpul di kantin hanya untuk ngelihat cewek bule itu. Walaupun kadang cowok cowok itu dijadikan bahan ejekan oleh Catherina yang ngerasa dirinya tercantik di sekolah nya! Berbeda dengan Carla. Dandanan Carla biasa saja dan kutubuku. Dia tak pernah jadi pusat perhatian seperti model bule itu. Sekarang dia malah bermasalah dengan Catherina yang katanya dianggap berbahaya urusan dengan nya. Model arogan! Batin Carla. Tak bermoral, judes, apa prestasi gadis itu? ejek Carla dalam hatinya. Berani pula nikung Bella? Carla pun sedang belajar di rumahnya. Malem jam 9. Dia belum juga tidur. Bersiap untuk mengajar teman teman nya besok menggantikan bu Lennia. Materinya lumayan susah yah. Aku agak kewalahan. Gimana besok aku harus ngajar di kelas? Batin Carla bingung. Dia bertekad belajar lebih giat satu jam lagi, walaupun sudah ngantuk. Bu Lennia kalau ngasih ulangan susah-susah. Aku selalu dapat nilai minimal 9,5 maka aku dijuluki berotak einstein. Aduh jangan sampe nilaiku rendah. Batin Carla mantap. Kemudian gadis itu giat belajar. Cita citanya adalah kuliah jurusan Farmasi kemudian menjadi konsultan atau pengusaha. Atau minimal jago bikin racikan obat untuk pabrik. Itu cita cita Carla. Tapi dia bukan orang yang cukup berada secara keuangan. Kedua orang tuanya karyawan di perusahaan swasta gaji nya lumayan. Dia di ajarkan untuk selalu menabung. Berhemat dan menabung. Itu yang mamah papah ajarkan. Mudah mudahan aku dapat beasiswa kuliah di universitas ternama. Batin Carla dengan semangat. Tidak semua orang seperti Bella, atau Kershan atau Catherina yang secara keuangan kaya raya dan secara fisik oke banget. Cantik dan ganteng. Kadang semua orang punya kekurangan dan kelebihan yang harus di syukuri.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN