Terbangun dari tidurnya Margareta dan Valen menyadari bahwa di luar sudah tidak lagi hujan. Lintang sendiri sedang menyandarkan tubuhnya perempuan berambut panjang itu terlihat sangat lelah. Meski hujan sudah berhenti tetapi suasana di hutan persinggahan masih saja gelap mungkin kabut masih enggan untuk beranjak dari tempat itu seusai hujan atau mungkin juga memang siang sudah berganti menjadi malam. "Gimana ini selanjutnya?" tanya Margareta dia merentangkan tangannya keluar cerukan pohon tersebut memastikan apakah rintik gerimis masih turun atau tidak. "Kalian masih sanggup berjalan atau tidak?" tanya Lintang, Valen menangguk. Langit sudah tidak mengamuk jadi apa salahnya mereka melanjutkan perjalanan menuju Pulau kabut. "Kita harus bergegas selagi langit belum menggelap secara total."

