Sarah sudah menunggu di restoran hotel sejak tadi. Mira dan Ananta akhirnya datang. Berhasil membuat suasana hati Sarah menjadi kembali buruk. Jika saja Sarah bisa mengusirnya dari sini, pasti sudah ia lakukan. Mira ini, mengganggu saja. Mira tersenyum begitu tiba di meja makan. “Udah dari tadi, Sarah?” tanya Mira. “Baru kok,” ucap Sarah ikut tersenyum. Hanya basa-basi. Mereka mulai memesan. Sarah kemudian sengaja membuka obrolan tentang materi hari ini. Topik kedokteran yang tentu tidak akan bisa membuat Mira ikut serta. Perempuan itu tidak mengerti apapun. Mira pun hanya diam sepanjang perbincangan itu namun tetap menyimak meski tidak mengerti. Ia bahkan terang-terangan fokus menatap Ananta. Membuat Sarah mengepalkan tangan di bawah meja. Semuanya terasa baik-baik saja selama perb

