Chapter 28

1384 Kata

Tangan Mira memukul d**a Ananta. Berusaha agar ciuman itu berakhir. Ananta akhirnya sadar dengan apa yang terjadi. Ini aneh. Biasanya pengendalian diri Ananta cukup baik. Ia kemudian menjauh dari Mira begitu ciuman itu terhenti. Tubuhnya mendambakan lebih dari sekedar ciuman tapi Ananta masih berusaha mempertahankan kewarasan. “What are you doing?” tanya Mira seolah tidak terima dengan yang baru saja terjadi. Ananta mengalihkan pandangan, kemana saja asal bukan menatap gadis itu. Rasanya panas. Seolah Ananta akan terbakar kalau ia tidak mendapatkan sentuhan. Ia ingin lebih. “Obar perangsang,” ucap Ananta. Seketika itu terbesit dalam pikirannya. Reaksi aneh di tubuhnya ini, jelas karena obat. Ananta kemudian menatap Mira. “Aku rasa Sarah memberiku obat perangsang. “ Mira terkejut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN