Chapter 25

1001 Kata

Ada perasaan senang setiap kali Ananta bisa berbagi dengan mahasiswa. Andai saja ia sedang tidak dalam usaha mendapatkan saham sekaligus memperbaiki hubungan dengan Mira, pasti Ananta akan mengambil lebih banyak pekerjaan sebagai pengajar. Selain itu sekarang kakak-kakaknya semakin berulah, Ananta jadi tidak punya waktu untuk memikirkan hal lain lagi. Seharian ini Ananta tersenyum lebih banyak dari biasanya. Nanti malam ia akan bertemu dengan Mira. Rasanya sungguh tidak sabar. Kalau berdasarkan rencana mereka, Ananta akan bertemu Mira saat makan malam. Sedangkan sekarang masih sore hari dan Ananta sedang menunggu Sarah yang masih mengajar sekarang. Ananta sudah mengisi saat siang tadi. Sekarang ia sedang menatap perempuan itu menjelaskan materinya. Kuliah umum akhirnya selesai. Ananta da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN