Sebenarnya, aku sangat ingin terjadi apa-apa di antara aku dan Barat setelah dia memergokiku bergoyang—saling peluk atau saling cium, misalnya, atau paling tidak, Barat memuji goyanganku, memuji bentuk tubuhku yang terukir pas saat aku menggunakan kaus press body. Hanya saja, impian ngacoku memang tidak akan membuahkan hasil. Barat datang untuk mengambil tas dan buku-buku pelajaran Galang. Rupanya, sebelum Barat pulang semalam, ia berjanji akan menjemput Galang pagi ini. Pemuda berbokong seksi itu bertemu Galang di muka kompleks, dan entah bagaimana caranya, ia berhasil memaksa anakku tidak membolos—yang membuatnya harus rela berlari dari muka kompleks ke rumah untuk mengambil tas dan buku-buku pelajaran. Aku sangat berterima kasih padanya. Aku, jika memiliki rezeki lebih banyak, jelas ak

