Bab 16

2014 Kata

“Jen, tadi aku ke Sogo lagi. Dan aku ketemu Padang kembali di sana. Kamu ke sana sekarang, Jen! Buntuti dia sampai kamu mendapat informasi berharga untuk mendekatinya!” Aku mendesah berat. Kuurut pangkal hidung. Mataku melihat bapak-bapak yang menambal ban Dewi Persik. Mengingat nama Padang, perutku seakan penuh sesak lagi. Tantangan dari Pak Galih yang harus aku jalani memenuhi seluruh isi kepalaku seketika. “Harus ya sekarang?” Aku bertanya ogah-ogahan. Demiii, hari ini benar-benar berat banget, sumpah. Setelah hujan-hujanan serupa orang sinting, aku memutuskan untuk mencari tukang tambal ban. Magrib sudah lewat limabelas menitan yang lalu, dan aku pengin segera pulang untuk mengistirahatkan tubuhku setelah prahara ban bocor ini. Kakiku bengkak dan nyeri banget saat aku gunakan untuk b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN