Ivan segera menyuruh sekretarisnya mengganti nama pembeli saham itu. Ia kini tahu kalau Viona berasal dari keluarga kaya raya yang memiliki saham di The Power Company juga. "Di mana ruang kerjaku?" tanya Viona setelah menanda tangani berkas penjualan saham. Kini ia memegang lima puluh persen saham di perusahaan Ivan. Ivan segera mengantar Viona menuju ke ruangan yang berada persis di sebelah ruang kerjanya. "Aku ingin interior ruang kerja ini di ganti!" seru Viona setelah melihat warna dan design ruang kerjanya yang dominan untuk pria. Padahal di dalam hati Viona merasa miris. Selama tiga tahun menjadi istri Ivan, baru pertama kali menginjakan kaki di perusahaan ini. "Nanti interior akan diganti seperti yang Miss mau!" jawab Ivan yang dijawab anggukan oleh Viona. "Tolong tinggalkan k

