Ivan tidak habis pikir bagaimana mungkin Regan bisa tahu tentang Viona. Ada hubungan apa di antara mereka. Jangan-jangan benar dugaannya selama ini, kalau Viona sudah lama berselingkuh dengan pria itu. Pantas saja mantan istrinya itu tidak mau menerima satu sen pun harta gono gini darinya. "Kalau memang benar begitu, buat apa Regan membawa nama Viona untuk membeli sahamku?" tanya Ivan sambil terus berpikir. "Jangan-jangan Viona sengaja memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki Regan untuk balas dendam karena tidak terima aku ceraikan. Dia ingin mengambil perusahaan milikku, dasar licik!" duganya dengan geram. Ivan tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Ia sadar sedang menghadapi musuh cukup tangguh karena perusahaannya bukan lawan The Power Company. Namun, kalau sampai Regan membeli sahamny

