Part 24 POV Hendi "Oh, jadi inget pulang juga?" tukas Kartika dengan nada ketus, saat aku pulang pagi. Aku terdiam, ia masih ngoceh tak jelas. "Ketemu gak mantan istrimu itu? Heh, dilihat dari raut wajahmu pasti dia gak ketemu, betul kan? Terus kemana semalaman?" sahutnya lagi. "Nginep di rumah ibu." "Oh, ibumu yang benalu itu ya." "Cukup Kartika! Kamu keterlaluan! Jangan hina ibuku!" "Lho buktinya memang begitu, kan? Ibumu itu cuma tau meres uang menantunya!" Hampir saja kulayangkan tangan ini untuk menampar pipinya kalau tak mengingat ia sedang mengandung. "Kenapa berhenti? Ayo tampar saja! Takut kalau aku laporkan KDRT?" "Maaf." Aku melengos berlalu ke dalam lalu segera mengambil air minum. Cukup lama menenangkan hati, akhirnya aku bisa sedikit lebih tenang. Kulihat Kartika

