Part 21 POV Hendi "Manager cabang kantor kita yang baru akan dijabat oleh ...." Aku tercengang melihatnya, saat tiba-tiba Rusdy mengalungkan untaian bunga itu ke leher Jordan Raditya. "Selamat buat bapak Jordan Raditya, bapak resmi menjabat sebagai Manager di kantor ini. Silahkan berikan selamat pada bapak Jordan." Suara MC itu membuatku muak. Ini pasti salah. Tidak mungkin. Jordan adalah bawahanku, mana mungkin dia langsung lompat jabatan jadi manager. "Maaf pak, saya tidak terima. Apa alasannya, bukan saya yang terpilih?" protesku hingga mampu meredam suara riuh tamu yang datang. Rusdy tersenyum, lalu mendekat ke arahku. "Maaf Pak Hendi, anda kurang kompeten dalam bekerja," jawab Rusdy santai. "Tidak mungkin! Bukankah waktu itu bapak bilang, prestasiku bagus? Aku yakin, pasti

