Eps 5

723 Kata
“udah pagi aja” gumam seyla Seyla segera beranjak dari tempat tidurnya melakukan ritual mandinya tak lupa memoleskan bedak tipis dan liptint yang membuat kecantikan bertambah berkali kali lipat. Seyra menuruni tangga dan melihat para abangnya yang sudah siap untuk sarapan “pagi bang dimas” ucap seyra “pagi dek” ucap bang dimas Twins yang merasa diacuhkan hanya bisa tersenyum kecut “kenapa sakit ya” batin kenzo “bang,seyra dah selesai nih seyra duluan ya”ucap seyra “iya dek hati-hati jangan ngebut” ucap bang dimas “gak janji bang hehe” ucap seyra sambil terkekeh Seyra segera mengambil mobil kesayangannya dan meninggalkan mansion menuju kesekolahanya. Sesampainya banyak pujian maupun cacian yang seyra dapat, namun seyra hanya acuh dan memakai aerphone menuju kelasnya. BRAKK “astagfirullah” “ayam jantan bertelur” “kambing oh kambing” “SEYRAAAA”ucap siswa dan siswi yang ada dikelas tersebut “hehe damai hehe” ucap seyra sambil lari ketempat duduknya yang sudah ada para sahabatnya. “lo tuh ya bikin kaget aja sih” ucap rani “bukan seyra namanya kalau gak bikin ulah” ucap valen Kringgg kringg Bel pelajaran berbunyi membuat mereka duduk dibangku masing masing dan bu sinta pun datang “selamat pagi anak anak,mari kita lanjut materi minggu kemarin dan blablablanla” ucap bu sinta Kringg kringg Setelah sekian jam mereka pelajaran matematika dengan bu sinta akhirnya jam istirahat pun datang membuat mereka berbondong menuju surganya sekolah yaitu kantin “huh gilaa, matematika bikin kepala hampir pecah” ucap rani “udah sekarang kalian nyari tempat duduk biar gue yang pesen” ucap nadine “samain semua aja ya,mie ayam es jeruk” ucap nadine kembali “yuk disana aja paling pojok” ucap rani Mereka duduk sambil menunggu pesanan mereka datang “pesanan datang” ucap valen “thanks” ucap seyra Mereka makan dengan tenang hingga tiba tiba Brakk PLAKK PLAKK “APA APAAN SIH LO!!SALAH SEYRA APA?!”ucap nadine penuh emosi “SEHARUSNYA YANG TANYA GITU GUE SALAH ANA APA BULLY ANA SAMPAI MASUK RUMAH SAKIT? HAA!” ucap radit Ya yang menampar dan menonjok seyra adalah radit sedangkan seyra hanya meandang mereka dengan tatapan tajamnya “ada bukti?” ucap seyra dengan nada dinginnya “meskipun gak ada bukti tetap lo yang selalu bully ana” ucap angga “cih,kalian terlalu bodoh ternyata” ucap seyra Seyra mengamati tidak menemukan keberadaan fadlan “dimana dia” batin seyra “sekarang kalian bisa main fisik tetapi suatu saat kalian pasti akan menyesal”ucap seyra “dan untuk lo twinsnya seyra yang seharusnya melindungi seyra tetapi kalian memberikan luka yang gak akan pernah bisa hilang kapanpun itu” ucap seyra lalu pergi meninggalkan semua yang tertegun Saat ini seyra sedang berada dirofftop setelah kejadian dikantin seyra memilih kerooftop tertidur Setelah beberapa jam seyra bangun dan mengecek jam ternyata sudah jam pulang seyra segera turun untuk mengambil tas dan berjalan keluar sekolah TING FADLAN Gua sudah dapat bukti rekaman Ternyata ana menyuap dokter dan Suster untuk bilang bahwa ia sakit ME Kirim email segera “lo licik gua lebih licik,selama ini gua diem untuk menghanyutkanmu hahaha” batin seyra Seyra mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang,sesampainya dimansion ternyata banyak kendaraan “pasti para hama itu lagi deh”batin seyra “ih radit jangan gitu dong” rengek ana yang buat seyra memutar bola matanya malas “eh baru pulang lo bicth” ucap kevin “lo ngomong sama gua?heran aja sih anjing bisa ngomong haha” ucap seyra kelewat santai “lo ya! HARUSNYA LO TU MATI AJA GAK GUNA JUGA HIDUP CUMA JADI BEBAN TAU GAK!” ucap kevin menggebu “oh gitu ya? Hmm apa kabar nih sama lo yang selalu jadi beban keluarga hmm?”ucap seyra PLAKK PLAKK “udah puas kah hmm” tanya seyra “semoga kedepannya kalian masih bisa tertawa ya hahaha” ucap seyra lalu berjalan menaiki tangga dengan air mata yang menetes, ia lemah seyra juga manusia yang merasakan sakit hati entah mungkin ini sebagian perasaan dari seyra asli. Seyra memasuki kamarnya dan lebih baik menuju dunia mimpi karna jika tidak adanya abang dimas seyra lebih baik tidak turun walaupun untuk makan malam dan kebetulan orang tua seyra lusa baru kembali setelah dari luar kota dan bang dimas sedang berada dirumah temannya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN