Hari ini seyra nampak bersemangat berjalan kekelas dan nampaknya kelasnya masih sepi,seyra berjalan menuju bangkunya yang berada dipaling belakang tak lama nadine datang dengan senyumanya
"Selamat pagi seyra" ucap nadine dengan senyum tulusnya
"Pagi" balas seyra
Mereka sibuk dengan kegiatan masing masing seyra dengan berkas kantornya dan nadine bertukar pesan entah dengan siapa tak lama sahabat sahabat mereka datang
Kringg kringg
Bel pun berbunyi dan mereka segera menempati tempat duduk masing masing tampaklah guru yang masih cantik dengan kacamata bertengger dihidungnya. Bu dina selaku guru sejarah
"Selamat pagi anak anak,harus semangat dong ya hari ini bertemu sama bu dina lagi siapa yang gak berangkat ini?" Tanya bu dina
"Nihil bu" ucap salah satu siswi yang mereka ketahui sekretaris di kelas tersebut
"Ya sudah mari kita lanjutkan materi yang kemarin mengenai ..."
Kringg kringg
"Sudah cukup pembelajaran hari ini anak anak,kita lanjutkan minggu depan ya selamat menikmati waktu istirahat kalian" ucap bu dina meninggalkan kelas
"Akhirnya sejarah sudah selesai karna gua ga suka mengungkit masa lalu" ucap rani mendramatisir
"Apaan sih lebay" ucap valen sewot
"Apaan apaan lo kenapa sih,pms lo!" Ucap rani sinis
"Kalian mau istirahat atau berdebat terus?" Ucap nadine jengah dengan sifat kedua temannya
Seyra dan nadine berjalan meninggalkan mereka yang masih berdebat satu sama lain
"Eh eh bentar bentar kita ditinggalin,woyy tungguin napa!" Ucap bersamaan
"Ck lemot" ucap seyra menatap kedua temannya dengan pandangan kesal
"Udah kalian mau pesen apa biar gua yang pesenin" ucap nadine
"Bakso,es jeruk" ucap seyra
"Samaain" ucap rani dan valen bersamaan
"Yaudah,eh lo rani temenin gua lah" ucap nadine
"Hayulak gas"ucap rani semangat, entah ada apa dengan rani yang bentar bentar semnagat bentar bentar kesal
Disisi lain
"Eh dimana nih kita semua dah penuh" ucap angga
"Gimana kalau kita gabung sama seyra aja itu mejanya juga bisa buat kita juga kan" ucap ana dengan suara yang dilembut lembutkan
"Kamu yakin gapapa?" Ucap radit
"Gapapa,biar kita juga gak bermusuhan terus kan" ucap ana
"Lo terlalu baik ana" ucap angga sambil mengusap rambut ana
"Terlalu baik sampai kalian gak menyadarinya haha" batin ana
"Yaudah kesana aja" ucap kenzo
Mereka berjalan menuju meja seyra dkk
"Hai,boleh gabung gak?" Ucap ana dengan suara yang euww menurut seyra jijay
Seyra memandang mereka yang masih berdiri didepan meja mereka
"Hmm" dehem seyra tanda setuju
Ketika nadine dan rani balik menuju meja mereka merasa heran ada radit dkk dan juga ana
"Loh loh kok kalian disini?" Ucap nadine
"Terserah kita lah kenapa lo yang sewot?!" Ucap angga sewot
"Selow dong,kita nanya baik baik" ucap nadine kembali
"Udah,sana pesan" ucap fadlan menengahi
"Makan!" Ucap seyra
Ketika seyra dkk selesai makan mereka lebih memilih bercanda dan mengacuhkan keberadaan radit dkk
Drrrtt Drrttt
Seyra memandang layar handphonenya dan melihat sekitar ternyata mereka sedang memandang seyra dengan berbagai tatapan
"Hmm gua angkat telfon dulu" ucap seyra lalu meninggalkan meja kantin
Setelah dirasa aman seyra segera mengangkat telfon dari kak kenan
"Hmm ada apa kak?"
"Seyra sibuk gak hari ini?"
"Gak,kenapa?"
"Nanti kesini ya,banyak berkas nih"
"Pulang sekolah"
"Oke bye bye"
Tut tut
Seyra kembali kemeja makan ternyata radit dkk sudah selesai dengan acara makanya
"Habis ngangkat telfon dari om om mana nih" sindir kevin
Nadine memandang fadlan dengan tatapan yang sulit diartikan
"Bukan urusan lo!" Ucap seyra dengan sinis
"Sekarang makin nglunjak ya lo!" Ucap kevin penuh emosi
"Udah! Seperti anak kecil aja bentar bentar ribut!" Ucap nadine menengahi
Nadine segera menarik seyra keluar kantin
"Eh kalian mau kemana?" Ucap rani
"Urusan" ucap nadine
Nadine menarik seyra menuju rooftop,sesampainya dirooftop
"Sey"ucap nadine berhati hati
"Hmm"dehem seyra
"Sebenernya dibalik peran fadlan ada gua juga,tetapi selama ini gua diem diem nglakuin itu karna gua gak mau lo kenapa napa" ucap nadine dengan menunduk
"Hmm gua dah tau,dan gua sangat berterimakasih ke lo berkat lo dan fadlan selalu ada dipihak gua" ucap seyra dengan senyum tulusnya yang tidak pernah ditunjukkan kepada siapapun
"Beneran lo gak marah ke gua?" Ucap nadine dengan rasa senangnya
"Nggaklah ngapain juga,mending sekarang lo telfon fadlan suruh kesini" ucap seyra
"Okedeh segera laksanakan bubos" ucap nadine
Seyra hanya geleng geleng kepala melihat sahabatnya tersebut
Fadlan datang dengan mengendap ngendap takut ada yang mengikutinya
"Sey,nad" ucap fadlan
"Astagfirullah fadlan ngapain lu ngagetin aja sih" ucap nadine
"Hehe takut ada yang ngikutin nih"ucap seyra
"Siang"Nanti pulang sekolah kalian ikut gua keperusahaan"ucap seyra
"Perusahaan siapa sey" tanya nadine
"Ntar kalian juga tau,ada suatu hal yang kalian belum tau juga"ucap seyra
"Okedeh sekarang kita disini aja nih?tadi guru bilang kalau lagi free class juga " ucap fadlan
"Hmm" dehem seyra tanda setuju
Setelah itu mereka memutuskan tidur di rooftop
Kringg Kringg
Bel tanda pulang sudah berbunyi
"Seyy,bangun udah bel pulang nih" ucap nadine
"Hmm,kita keperusahaan langsung,fadlan lo ngikutin gua sama nadine dari belakang" ucap seyra
"Ya" ucap fadlan mode dingin
Seyra dkk (nadine,fadlan) menuju kelas untuk mengambil tas lalu keparkiran menuju keperusahaan
Sesampainya mereka diperusahaan mereka dibuat tercengang didepan perusahaan R'a company
"Sey bukannya ini perusahaan nomor 1 didunia ya ngapain sih kita kesini"bisik nadine pada seyra
"Ikutin gua aja" ucap seyra lalu menuju lift
Disepanjang perjalanan banyak yang menyapa seyra
"Siang nona"
"Selamat siang ceo"
"Siang nona rara"
Dll
"Kenapa mereka manggil lo ceo sey?" Tanya nadine
Seyra tidak menanggapi dan langsung masuk menuju ruang "ceo r'a company"
"Duduk" perintah seyra pada nadine dan fadlan
"Jadi gini ada yang mau gua jelasin pada kalian,sebenernya gua ini bukan seyra tetapi gua rara,entah bagaimana bisa gua nyasar ke tubuh ini,dan seyra asli meminta gua untuk merubah pandangan orang orang tetapi ya kalian tau sendiri gimana ana yang licik gitu"ucap seyra
"Jadi lo bukan seyra?" Ucap nadine berkaca kaca
"Ya dan ini gua rara punya dua perusahaan r'a company dan justine company"ucap seyra tanpa nada sombong
"Gapapalah tetapi lo tetap sahabat terbaik gua" ucap nadine dan memeluk seyra
"Kenapa lo diam aja?" Tanya nadine pada fadlan
"Gapapa,ya meskipun lo bukan seyra tapi gua suka gaya lo yang sekarang" ucap fadlan
"Jadi tujuan gua ngajak kalian kesini gua pengen kalian juga punya perusahaan kaya gua" ucap seyra serius
"Beneran?" Tanya nadine dan fadlan serempak
"Iya dan gua yang akan bimbing kalian sampai sukses" ucap seyra
"Uwaaa makasih sey lo yang terbaik deh" ucap nadine mendramatisir
"Gua telfon sekretaris justine dulu tadinya ada janji kesana tanda tangan berkas tapi ga jadi" ucap seyra
Seyra menelfon kak kenan kalau dia gak bisa datang ke perusahaan alm daddynya karena harus membimbing sahabatnya membuat perusahaan
09.00
Seyra dan yang lain pulang ke mansion masing masing setelah seharian menghabiskan waktu membimbing mereka.
Seyra memarkirkan mobilnya digarasi dan masuk mansion tanpak tatatapan sinis dan tajam yang dilayangkan keseyra namun seyra hanya acuh dan berjalan ke kamarnya,selesai acara bersih bersihnya seyra merebahkan dirinya
Tok tok tok
"Masuk"ucap seyra
"Dek ini makan malam dulu" ucap bang dimas
"Iya bang makasih ya" ucap seyra
"Sama sama yaudah abang ke bawah lagi"ucap bang seyra sambil mengusap lembut rambut seyra
"Iya bang" ucap seyra
Seyra masih memperhatikan bang dimas yang menghilang dari balik pintu
"Sey setidaknya masih ada bang dimas yang perhatian sama lo tapi entah suatu saat bang dimas juga bakal pergi dari lo" batin seyra
Setelah selesai makan seyra langsung tidur dan menuju alam mimpinya