Eps 7

1174 Kata
"Haa,gua telat!" Teriak seyra Seyra bergegas menuju kekamar mandi,setelah dirasa semuanya selesai seyra menuju kebawah dan sudah tidak menemukan kedua twins seyra langsung bergegas menuju kegarasi dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan diatas rata rata,kemana motor sportnya? Jawabanya seyra suruh bawa kak kenan kembali agar abang abangnya tidak menaruh curiga yang terlalu banyak kepada seyra Sesampainya disekolah gerbang belum tertutup yang memudahkan seyra untuk masuk "Huh untung gak telat" gumam seyra Seyra buru buru menuju kekelas karna sebentar lagi pasti akan bel BRUKK "Jalan tuh yang bener dong!" Sewot seyra "Lonya aja yang gak bener" ucap orang itu Seyra mendongak untuk melihat siapa yang ditabraknya dan ternyata ana si wanita polos polos licik "Ternyata lo" ucap seyra seraya bangkit dan membersihkan roknya yang kena debu Mendengar derap langkah ana segera duduk dan menangis lebih tepatnya menangis "Ana minta ma-af seyra ana ga-k seng-aja na-brak seyra tadi hiks hiks" ucap ana "Apa apaan ini,sayang ayo bangun aku bantu" ucap radit sambil membantu ana berdiri "Lo tuh bener bener ya tampilan aja yang berubah sifat lo gak!" Ucap kenzo DUGH Kevin menendang seyra sampai terbentur dinding dan pelipisnya mengeluarkan cukup banyak darah "Seyraaa" teriak nadine "Lo gapapa?" Panik nadine "Santai gua gapapa" ucap seyra menyakinkan nadine "Heh!lo tu abangnya seyra tapi sifat lo mencerminakan anjing tau gak! Semua itu dinilai dari awal bukannya menyimpulkan yang gak gak!"ucap nadine Nadine mengedarkan pandangannya tidak menemukan adanya fadlan dan ketika menyelusuri seluruh area ternyata fadlan bersembunyi dengan handphone yang merekam semua kejadian dari awal nadine memberikan kode untuk fadlan dan membawa seyra ke uks Sesampainya di uks seyra berbaring dan diobati oleh nadine "Nad" ucap seyra "Apa?"tanya nadine "Gimana?" Seyra "Hah?gimana apanya?"nadine "Perusahaan lo" seyra "Oh.. ya dah lumayan lah berkat lo juga" ucap nadine "Dijaga terus" ucap seyra Seyra dan nadine memutuskan untuk bolos tidur diuks Kringg kringg "Lah dah pulang aja nih sey" ucap nadine "Yaudah pulang" ucap seyra Disisi lain "Kalian emang gak ngerasa tega ya sama adik kalian sendiri?" Tanya fadlan "Lah ngapain juga tega orang dia tega sama ana"ucap angga "Dia bukan adik gua" ucap kevin "Ingat penyesalan ada di akhir" ucap fadlan berlalu meninggalkan mereka "Lah ngapa tu anak?"tanya radit "Entah yaudah pulang" ucap kenzo Mereka pergi menuju parkiran saat sampai diparkiran mereka melihat seyra dan nadine yang berjalan menuju mobil masing masing "Masih hidup aja tuh anak" ucap kevin Namun tidak ada yang balas ucapannya dan memilih pulang menuju mansion masing masing Sesampainya dimansion seyra merebahkan tubuhnya dan sempat ingin tidur tetapi bunyi handphonenya menganggu waktunya TiNG! Nadine Hati hati dirumah sepertinya Temen temen twins lo mau main disitu info dari fadlan Me Ok Terdengar suara bel dan tawa yang mengelegar bisa ditebak mereka siapa seyra memilih untuk tidur 20.00 Seyra bangun merasakan perutnya lapar seyra berjalan menuju dapur ternyata tidak ada apa apa dapat seyra lihat temen temen twins masih betah berada dirumahnya "Rumah siapa yang berantakin siapa" batin seyra Seyra memilih untuk masak lebih banyak porsi karena seyra tau pasti temen temen twins belum pada makan setelah selesai seyra segera makan dan mengirim pesan kepada kenzo Me Dimeja dapur ada masakan kalau Mau ya silakan makan Kalau gak buang aja Tidak ada balasan yang ada hanya ceklik dua biru yang artinya sudah dibaca "Dapur" ucap kenzo Mereka mengikuti kenzo kedapur dan mereka menemukan berbagai masakan "Wih siapa nih yang masak?" Tanya angga "Makan!" Ucap kenzo "Ini tadi aku yang masak sebenernya aku gak ijin ketoilet namun masak" ucap ana Kenzo yang mendengar sedikit curiga karna yang mengirim pesan seyra kenapa sekarang jadi ana "Lo yakin na?" Tanya fadlan "Ya-kin lah,Kamu ga percaya ya sama aku fadlan?"ucap ana dengan berkaca kaca "Dramanya mulai" batin fadlan "Udah udah lo apa apaan sih fad jangan asal nuduh gitu orang gua percaya ana pintar masak kok gak kya si onoh yang manja" ucap angga Fadlan hanya melirik sekilas dan memainkan handphone guna chat seyra Seyra yang ada dikamarnya merasa handphone berbunyi segera mengecek dan ternyata dari fadlan Fadlan Sey,ini yang masak lo? Me Iya,kenapa?ga enak? Fadlan Enak kok cuma ya ana ngaku ngaku masakan lo Me Biarinlah Seyra keluar dari room chat dan mengecek berkas berkas email yang dikirimkan oleh kak lala,ternyata cukup banyak email yang dikirimkan oleh kak lala Disisi lain "Enak banget masakan lo na" ucap angga bangga "Hehe makasih" ucap ana malu malu Dikamar seyra bosan mau ngapain "Apa ngechat nadine aja ya" monolog seyra Seyra membuka chat dengan nadine Me Nad?sibuk g? Nadine Ga sih kenapa?bosan ya? yuk hangout Me Ok,otw Seyra mematikan handphone dan bergegas siap siap,selesai seyra turun mendapati teman teman twins tanpa seucap kata seyra melenggang pergi Seyra segera mengemudikan mobilnya menuju rumah nadine,diperjalanan rumah nadine membutuhkan waktu 30 menit "Hai sey,ke kafe aja yuk" ucap nadine "Hmm" ucap seyra Nadine dan seyra memilih ke kafe ra cafe and coffe "Selamat malam nona" ucap salah satu pelayan "VVIP room" ucap seyra "Tempat khusus untuk nona sudah disiapkan" ucap pelayan tersebut "Baik" ucap seyra Seyra dan nadine berjalan menuju ruang khusus "Sey,kok mereka kaya tunduk gitu sama lo?" Tanya nadine "Kafe gua" ucap seyra membuat nadine terkejut,sebenernya sesultan apa seyra sekarang "Nad fotoin gua dong" ucap seyra "Sini sini hp lo"ucap nadine Seyra memberikan hpnya Ceklek "Nah udah nih cakep" ucap nadine "Thank you nad" ucap seyra "Mohon maaf menganggu waktu anda ini pesanan seperti biasa nona" ucap pelayan "Ya" ucap seyra Para pelayan menyajikan berbagai macam hidangan dari yang berat,sedang hingga pencuci mulut "Wihh banyak bener dah lu,mana cukup kita habisin nih semua"ucap nadine "Telfon fadlan gih biar dia yang habisin" ucap seyra "Okedeh gua telfon dulu" ucap nadine Seyra mulai makan dengan sesekali melihat berkas yang dikirim oleh kak kenan "Dah nih otw katanya" ucap nadine Tak lama pintu diketuk dan munculah pelayan yang tadi "Maaf nona ada yang ingin bertemu anda"ucap sopan pelayan tersebut "Suruh masuk sini" ucap seyra "Baik nona" ucap pelayan lalu pergi keluar Tak lama muncullah fadlan dengan tatapan datar andalannya "Nih makan gua tau lu tadi gak jadi makan dimansion kan" ucap seyra "Makan banyak dalam rangka apa nih?" Tanya fadlan Ya memang begitulah fadlan jika bersama seyra dan nadine akan bertingkah paling cerewet "Biasa dikafe seyra semua disiapin" ucap nadine "Hah?ini kafe lo sey?" Tanya fadlan "Hmm,makan!" Ucap seyra tak terbantahkan Semua makan dengan tenang hingga akhirnya makanan sudah habis "Uhh kenyangnya" ucap nadine sambil mengelus perut "Berapa bulan bun?" Tanya seyra "Ihh seyra mah gitu"rengek nadine "Yuk pulang ntar gua dikira ngejalang lagi haha" ucap seyra sambil keluar dari kafe "Jangan dimasukin hati" ucap nadine "Orang kek gitu anggap anjing menggonggong aja" ucap fadlan "Woah gitu gitu sahabat lu" ucap nadine "Udah napa malah ribut jodoh loh" ucap seyra "Aamiin" ucap nadine dan fadlan bebarengan lalu saling pandang dan Blushh "Cie ciee yuk pulang mau pulang bareng gua atau fadlan nih?" Goda seyra "Lo aja lah" ucap nadine yang masih salah tingkah Seyra melajukan mobilnya sampai dikediaman nadine lalu pulang kemansion smith Sesampainya dimansion smith nampaknya sepi,syukurlah seyra lagi gak mau ribut malam ini. Seyra bergegas memasuki kamar dan mengistirahatkan tubuhnya "Semoga besok lebih baik deh" ucap seyra sebelum terlelap
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN