Eps 8

2012 Kata
Kringg kringg kringg Jam alarm dikamar seyra berbunyi nampaknya pukul 05.00 seyra segera bersiap siap agar tidak telat Seyra berjalan menuruni tangga sampailah dimeja makan terdapat para abangnya tanpa mengucapkan sepatah kata seyra segera memakan sarapannya sampai bunyi notifikasi handphone seyra mengalihkan atensi pada sarapannya TING! Nadine Sey!gawat ternyata hari ini disuruh bawa peralatan bersih bersih mana gua ga bawa lagi Me Ntar gua cari dipasar atau manalah Nadine Gua sekalian ya sey hehe . Me Hmm Seyra bergegas meninggalkan meja makan dan menuju garasi "Tumben gak banyak bacot" batin seyra Seyra mengandarai dengan kecepatan sedang hingga sampailah dipasar tradisional seyra memarkirkan mobilnya dan masuk kedalam pasar "Yang mana ya?" Guman seyra "Selamat datang neng ada yang bisa saya bantu?" Tanya ramah salah satu ibu ibu "Oh saya mau sapunya 2,terus kemoncengnya satu ya bu" ucap seyra dengan senyumannya "Iya neng tunggu bentar yak" ucap ibu tersebut "Iya bu" ucap seyra "Ini neng totalnya 150 rebu" ucap ibu tersebut sambil menyodorkan barang "Makasih bu" ucap seyra ramah Seyra segera menuju mobilnya yang terparkir diluar pasar tak lupa memberikan uang parkir Sesampainya disekolah "Huh untung gak telat" gumam seyra "SEYRAAA" teriak ya kalian pasti taulah ya siapa dia ya nadine "Apaansih nad gausah teriak teriak juga kalik" kesal seyra "Hehe peace oh ya mana nih?" Ucap nadine sembari menaik turunkan alisnya "Noh ambil didalem mobil gua" ucap seyra seraya memberikan kunci mobilnya "Hehe lope lope dah" ucap alay nadine "Iuhh" ucap seyra Sesudah nadine mengeluarkan perlatan kebersihannya "Sey lo ngrasa gak sih rani sama valen kaya beda gitu sama kita" bisik nadine "Hmm,suatu saat mereka akan bergabung sama ana" ucap seyra "Kok lo tau?" Tanya nadine "Suatu saat lo bakal tau juga" ucap seyra sembari berjalan memasuki sekolahan Nadine yang sedang mode lemotnya tidak menyadari jika seyra telah meninggalkannya "Oh jadi- SEYRAAA gua ditinggal lagi mana bawa banyak amat sih" teriak nadine dan berlali mengikuti langkah seyra "Sey,sey hosh hosh tungg-uin napa hosh" ucap nadine sebari mengatur nafasnya "Siapa suruh lari larian?" Ucap seyra "Siapa suruh ninggalin gua haa!" Ucap sewot nadine "Siapa suruh mode lemot" ucap seyra yang membuat nadine kicep "Udah masuk!" Ucap seyra tak terbantahkan Seyra dan nadine memasuki kelas dan melihat kedua sahabatnya yang sedang bermain handphone "Hai ran,len" ucap nadine rameh "Hmm" ucap keduanya bersamaan "Mau bermain main rupanya" batin seyra sambil mengeluarkan smirknya Kringg kringg Bel berbunyi dan seorang guru memasuki kelas "Selamat pagi anak anak,sesuai dengan pengumuman kemarin maka hari ini akan diadakan hari kebersihan jadi sepanjang hari ini akan free tetapi kalian tidak diperbolehkan untuk pulang terlebih dahulu,paham?"ucap panjang guru tersebut "Iya paham pak" ucap serempak murid yang ada dikelas tersebut "Yasudah laksanakan!" Perintah guru tersebut "Sey kita dimana nih kelas penuh" ucap nadine "Keluar aja" ucap seyra lalu berjalan menuju luar kelas saat dikoridor yang cukup kotor seyra dan nadine segera membersihkan koridor tersebut. Saat sedang asik asiknya bersih bersih dan bercanda bersama dengan nadine ana lewat dengan gaya angkuhnya didepan seyra "Eh sekarang dah jadi babu ya?oh gua lupa kan dari dulu emang lo dah babu haha" ucap ana sambil ketawa "Apa apa sih lo dah kaya setan aja datang gak diundang pergi tinggal pergi oh ya lo kan emang titisan setan haha" ucap nadine "Haduh jleb sampe ati itu mah" ucap seyra sambil melirik ana yang mukanya sudah merah padam "Anjing ya kalian!" Kesal ana "Anjing bilang anjing" ucap serempak nadine dan seyra Terdengar derap langkah yang semakin mendekat ana yang mengetahuinya segera mengambil tangan seyra seakan seyra menampar ana Plakk "Oh lo butuh bantuan?dengan senang hati" ucap seyra lalu Plakk "SEYRAAA" Plakk Plakk Seyra yang ditampar sampai sudut bibirnya mengeluarkan darah pun hanya memandang mereka tenang "Kenapa?" Ucap seyra tenang "Apa apaan lo dah nampar ana!ana salah apa sama lo?!" Tanya radit dengan penuh emosi "Su-dah kak hiks ana gapapa kok mung-kin hiks tadi seyra gak seng-aja hiks" ucap ana sambil menangis queen "Disaat seperti ini aja ana masih bela lo,dimana hati lo oon!" Ucap angga sembari mendorong seyra sampai mundur beberapa langkah "Kapan dramanya selesai sih ini?" Batin nadine "Sudah kan kita tadi hanya liat sebagian cerita aja dan kalian malah menyalahkan seyra atas pandangan sebelah kalian,kalian gak tau kan yang sebenarnya" ucap fadlan membuat semua temannya mengeryitkan dahi ada apa dengannya? "s**l!semua ini karna lo seyra fadlan sudah gak ada diposisi gua,gua harus atur rencana lagi" batin ana menatap seyra kesal "Apa lu liat liat masih cantikan gua" ucap seyra percaya diri "Cantik?titisan iblis!" Ucap kevin sewot "Apasih gak guna ngomong sama kalian byee para pria bodoh" ucap nadine sebari mengandeng seyra menjauh dari mereka. Seyra dan nadine memilih untuk kekantin surganya para murid "Nad,dipojok itu aja ya" ucap seyra sambil menunjuk meja pojok yang kosong "Yaudah gua pesen dulu lo mau apa?" Tanya nadine "Samain lo aja lah" ucap seyra "Oke" jawab nadine langsung meninggalkan seyra menuju stand makanan Tak lama dari itu "Makanan datang" ucap nadine "Thanks"ucap seyra "Yoi" balas nadine Mereka makan dengan tenang sampai pandangan nadine menemukan kedua sahabatnya yang sedang berada dikantin dengan meja tak jauh darinya saat ini "Sey itu kan rani sama valen kok sama ana sih" kesal nadine "Biarin aja kalau musuh berlindung dibalik kata sahabat" ucap seyra yang mendapat anggukan nadine "Jadi itu yang lo maksud tadi pagi?" Tanya nadine "Hmm" dehem seyra tanda setuju "Wah wah parah nih" ucap nadine Saat nadine mau berdiri dan menghampiri meja mereka tangannya segera seyra tarik "Buat apa?" Tanya seyra "Lha itu-" ucap nadine yang dipotong oleh seyra "Udah biarin aja lo lupa disana ada siapa?" Tanya seyra "Oh iya fadlan" ucap nadine cengegesan Disatu sisi "Eh guys gua ada kabar nih katanya bokap gua mau ngajak liburan dan suruh ngajak kalian juga" ucap antusias kevin "Wah beneran kita boleh ikut?" Tanya ana dengan nada polos yang malah terkesan menjijikan "Iya dong ana,lo sama kedua temen baru lo boleh ikut juga" ucap kevin kembali "Wahh akhirnya kita liburan yekan" ucap angga "Kamu jangan lupa bawa jaket dan obat obatan ya" ucap radit kepada ana dan mengelus lembut kepala ana Fadlan mengeluarkan handphonenya dan melihat room grupnya karena mereka sudah membuat grup baru Misi (Nadine,seyra) Me Apa keluarga lo mau liburan sey? Nadine Mau liburan sey? Seyra Mana gua tau dikasih tau aja kagak Fadlan Tadi kevin yang bilang Seyra Oke thanks infonya Fadlan Oh iya buat kejadian tadi pagi gimana? lo ada bukti nad? Nadine Ada dong direkaman handphone gua Seyra Oke thanks semuanya Seyra mematikan handphonenya dan memandang mereka yang sedang tertawa bersama "Kalian nampak bahagia dengan mereka bukan denganku" batin seyra "Bahkan kacang lupa kulitpun lebih baik dari kalian" ucap nadine Cukup lama mereka merenung hingga bunyi bell mengancurkan lamunan mereka Kringg kringg Bel pulang telah berbunyi membuat seyra dan nadine beranjak dari kantin dan memgambil tas mereka yang masih dikelas "Sey gua main mansion lo dulu ya bosen nih dirumah" ucap nadine "Iya" balas seyra Yang sejujurnya seyra sama sama bosan apalagi bakal ada temen temen twins yang selalu menjadikan mansion tempat berkumpul mereka dan pastinya bakal ada dua mantan sahabatnya. Seyra melajutkan kecepatan sedang karena seyra tau pasti nadine gaakan dapat mengikuti seyra jika dengan kecepatan diatas rata rata Sesampainya dimansion keadaan cukup ramai oleh teman teman twins,ketika seyra dan nadine masuk "Hai sayang mama kangen sama kamu" ucap mama vina sembari memeluk seyra "Seyra juga kangen mamah" ucap seyra kembali "Hai tante" ucap nadine "Manggilnya mama aja biar sama kaya seyra,ini sahabat seyra yang namanya nadine ya?" Tanya mama vina "Hehe iya mah" ucap nadine masih kaku "Yasudah kalian beberes dulu habis itu kumpul diruang keluarga ya ada yang mau papa sama mama bicarain sama kalian" ucap mama "Siap mah" ucap kompak seyra dan nadine Seyra dan nadine menaiki tangga dan masuk kamar seyra "Lo pake baju gua aja tinggal pilih" ucap seyra "Siap itu mah" ucap nadine kelewat seneng ya iyalah baju seyra semua branded Setelah menghabiskan waktu beberapa menit seyra dan nadine turun mendapati teman teman twins yang lagi berkumpul tak lupa juga ada kedua mantan sahabatnya. Nadine dan seyra berjalan menuju ke halaman belakang mansion "Bosen nih gua" ucap nadine "Sama" balas seyra Hanya ada keheningan meliputi mereka "Gimana kalau kita ke mansion gua aja"bisik seyra ke nadine "Hah lu punya mansion?" Tanya nadine "Punya,yuk kesana aja" ucap seyra sembari menarik nadine "Eh eh tunggu bentar napa masak keluar pake baju oblong gini?!" Kesal nadine bayangkan saja saat ini nadine dan seyra hanya menggunakan baju oblong oversize dengan celana hot pants "Udah gapapa disana juga banyak baju" ucap seyra "Yaudah yuk" pasrah nadine Saat mereka melewati ruang tamu tempat dimana teman teman twins berada seyra melirik ana yang sedang bergelayut manja dilengan radit,ana yang menyadarinya "Hai seyra mau kemana?" Ucap ana sok ramah "Bukan urusan lo" ucap seyra "Lo tu kalo ditanya baik baik-" ucap kevin terpotong karna teriakan ana "Aduh sakit" ucap ana sembari memegang kepalanya "Lo gapapa na? Mana yang sakit?" Panik radit "Manusia manusia mudah dibodohi" batin seyra Karena malas melihat drama yang menurut seyra menjijikan seyra bergegas keluar mansion dan mengendari dengan kecepatan sedang,nadine yang melihat seyra sedang badmood pun hanya bisa diam karena takut jadi samsak amukannya seyra "Dah sampe" ucap seyra sembari melepas sabuk pengaman dan berjalan memasuki mansion "Selamat datang nona" ucap para pelayan yang berbaris didepan pintu sambil menunduk hormat "Saya dan teman saya akan menginap disini" ucap seyra "Baik nona,apakah nona sudah makan malam?" Tanya salah satu pelayan "Belum" bukan seyra namun nadine dengan cengegesanya kepada seyra "Siapkan makan malam nanti kita makan bareng" ucap seyra lalu menuju ke ruang kerjanya diikuti nadine Ceklek "Woww amazingg" ucap nadine membuat seyra menepuk jidatnya "Gimana?" Tanya seyra "Apanya?jangan setengah setengah napa sey" ucap seyra "Hmm perusahaan" ucap seyra "Oh itu,udah peringkat 10 sih sey kalo fadlan sih katanya dah 9" ucap nadine dengan tangan yang diketuk ketuk pada dagunya "Bagus deh" ucap seyra "Sey,lo tu sebenernya baik loh,tapi kenapa mereka jahat ya" ucap nadine dengan tatapan sendunya "Udah gapapa mungkin ini jalanya,dijalanin aja" ucap seyra santai "btw kita disini nginap sey?” tanya nadine “iya,males gua ada temen temen mereka” ucap seyra “yaudah yuk mending kita drakoran” ucap antusias nadine “lo sendiri aja gapapa ya,atau lo panggil fadlan kesini aja nemenin lo,gua mau ngurus berkas berkas kantor numpuk nih” ucap seyra “okedeh gua gapapa nih ngundang fadlan?”tanya nadine “udah gapapa” ucap seyra kembali Ting Nong Bunyi bel pada mansion seyra berbunyi seyra dan nadine berjalan turun untuk mengecek dan sekalian makan malam “padahal gua belum kontak si fadlan masa” ucap nadine “malam nona ini ada paket untuk nona” ucap salah satu pelayan sembari memberikan sebuah kotak cukup besar kepada seyra “terima kasih” ucap seyra sembari duduk dimeja makan “lo udah kabarin fadlan nad?” tanya seyra “udah nih baru otw katanya” ucap nadine “Mr. X? siapa?” gumam seyra yang masih bisa didengar oleh nadine “kenapa sey?” tanya nadine sembari melihat seyra yang kebingungan yang ditangannya sudah ada sebuah jaket “oh enggak ini pengirimnya Mr X gua kagak tau” ucap seyra TING NONG “silakan masuk tuan” ucap pelayan “hei fad” ucap nadine “eh ini mansion siapa?” tanya fadlan “seyra” ucap nadine “apaan tuh sey,jaket?dari siapa?” tanya beruntun fadlan yang mode keponya sudah keluar “gak tau nih penggemar rahasia gua mungkin haha” ucap seyra sembari terkekeh “entah mengapa aku seperti tau siapa kamu” batin seyra “yuk makan,semuanya pelayan dan pak satpam harap ikut makan bersama” ucap seyra tanpa bantahan “lo terlalu baik sey” batin nadine sambil tersenyum melihat seyra “lo baik tetapi mereka yang buat seakan lo jahat” batin fadlan “gua akan tetap ngejaga lo dari jauh ra tunggu aku kembali” batin seseorang yang melihat semua itu dari layar monitornya Meja makan hening tanpa suara hingga beberapa menit sudah selesai semuanya “saya sudah selesai,nadine dan fadlan kalian bebas melakukan apa saja. Bioskop mini dan gym room ada dilantai tiga. Saya mau keruang kerja selamat beristirahat” ucap seyra seraya meninggalkan mereka.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN