Eps 9

1752 Kata
seyra yang bosan berada dimansion mengajak nadine berjalan jalan, nadine yang merasa suntuk pun setuju akan ajakan seyra “jalan jalan yuk nad, bosen nih” ucap seyra “yuk, gak sarapan dulu nih?”tanya nadine “gausah nanti nyari di jalan aja” ucap seyra sebari berjalan meninggalkan nadine menuju mobilnya TIN TIN “iya iya sabar napa sey dan selesai ini” ucap nadine dengan lari tergesa memasuki mobil “ck lama” ucap seyra “belum juga lima menit nad Cuma ambil tas aja” ucap nadine kesal “hmm” dehem seyra Sepanjang perjalanan hanya ada suara musik yang mengalun merdu. Seyra menengok kanan kiri guna melihat restauran yang sudah buka. Ada satu restauran yang sudah buka dan sudah banyak pengunjung “beneran nih sey? Rame banget” ucap nadine “mau makan gak?” tanya seyra “ya mau lah lapar nih gua” ucap nadine Nadine dan seyra keluar dari mobil seketika menjadi pusat perhatian “wah cantik cantik banget” “datar semua mukanya” “calon gua itu” “itu bukannya keluarga smith ya?” “oh iya” Dan lain lain Seyra dan nadine tidak menanggapi dan berjalan menuju resepsionis “selamat datang nona, ada yang bisa saya bantu?” tanya ramah sang resepsionis “room privat dengan menunya” ucap seyra masing dengan tatapan datarnya “baik nona,silakan ikut saya” ucap sang resepsionis lalu berjalan menuju room privat Sesampainya disana seyra dan nadine mendudukan diri “makanan sebentar lagi datang nona,selamat menikmati” ucap resepsionis tersebut Tak lama makanan datang,seyra dan nadine menikmati makanan itu sampai habis tak tersisa. Seyra dan nadine berjalan menuju meja resepsionis dan meminta bill setelah selesai membayar seyra dan nadine menuju ke mobil. “sey,ke mall yuk katanya r’a mall baru ada discon besar besaran loh” ucap antusias nadine “siapa dulu yang buat discon haha” ucap seyra membuat mode lemot nadine kambuh emang dasarnya nadine yang selalu dalam mode lemot “hah? Gimana sih?” tak paham nadine “itu kan mall gue nad” ucap seyra Sesampainya dibasemen mall seyra keluar dari mobil tak lupa kacamata hitamnya bertengger manis di hidungnya “mau masuk atau disini aja lo” tanya seyra “eh eh ya masuk lah bisa kehabisan oksigen kalo disini terus” ucap dramatisir nadine Nadine dan seyra berjalan memasuki mall Drrt drrtt drrt “mamah” gumam seyra “halo mah” ucap seyra “kamu tu dimana aja?semalem gak pulang” omel sang mama “oh iya maaf mah kemarin itu seyra sama nadine nginap di mansion seyra karna seyra juga banyak kerjaan” ucap seyra “lain kali bilang mama dulu biar mama gak khawatir gini” ucap mama “iya mah yaudah ya mah seyra sama nadine mau jalan jalan dulu bye mama” ucap seyra Belum juga mama membalas seyra sudah mematikan handphonenya terlebih dahulu anak lucknat emang Tut tut “kenapa sey?” tanya nadine yang sedari tadi memperhatikan seyra “oh mama tanya kan kemarin kita gak pulang” ucap seyra “oh” ucap nadine “yaudah masuk” ucap seyra “kemana dulu nih kita”pikir nadine “timezone” ucap seyra seraya berjalan menuju timezone “SEY TUNGGUU” Brukk “aduh sakit p****t gua” ucap nadine seraya mendongak menatap siapa yang menabraknya “kalo jalan pake mata”ucap orang itu “heh angga kalo jalan tuh pake kaki otak lo dimana haa” emosi nadine “udah nad,sini bangun” ucap seyra membantu nadine bangun Seyra dan nadine meninggalkan angga yang masih terdiam menahan amarahnya Seyra dan nadine mengisi kartu untuk bermainnya sudah kurang lebih tiga jam mereka bermain ditimezone “nad gua laper nih makan yuk,habis itu shopping gua traktir deh” ucap seyra membuat nadine sangat antusias jarang jarang bisa boros dengan uang sultan yekan “yuk cari restauran seafood ya” ucap nadine bersemangat “iyain” ucap pasrah seyra Seyra dan nadine berjalan mencari restauran seafood tak lama mereka menemukan restauran dengan letak yang strategis “dipojok aja ya biar bisa liat luar” ucap nadine “oke” pasrah seyra “selamat siang,silakan ini buku menunya” ucap pelayan tersebut “rajungan saus padang, jus jeruk” ucap seyra “cumi saus tiram, jus mangga” ucap nadine “tunggu sepuluh menit ya” ucap pelayan Seyra dan nadine sama sama sibuk bermain handphonenya seketika mata nadine menemukan seseorang yang nampak tak asing baginya “sey,itu bukannya radit dkk ya?” tanya nadine seraya menujuk keberadaan mereka “hmm” dehem seyra tanda setuju “permisi,makanan datang selamat menikmati” ucap pelayan tersebut Seyra dan nadine mulai menikmati makanan hingga beberapa saat telah selesai “jadi shopping kan ini?” tanya nadine “hmm,gua bayar bill dulu” ucap seyra Seyra dan nadine berjalan menuju meja kasir dan membayar. Selesai acara makannya nadine dan seyra berjalan keluar restauran dan memasuki berbagai macam toko branded “selamat siang nona seyra” ucap pegawai ramah seraya menunduk Seyra hanya mengangguk dan tetap mempertahankan ekspresi datarnya. Setelah beberapa jam mereka berputar putar ditangan keduanya sudah banyak tas dengan berbagai merek branded yang terkenal. Mereka berjalan menuju basemen seketika mereka terhenti karna bertemu dengan radit dkk “Hai sey,nad habis belanja ya banyak banget” ucap ana dengan sok ramahnya “oh iya dong secara kita ya kan sey” ucap nadine mengkompori. Ana yang mendengar itu berusaha menahan agar tidak tersulut emosi karena bahaya rencana dia akan gagal “kemarin gak pulang,ketemu belanja banyak banget lancar yang ngejalang?” tanya sarkas kevin “oh emang urusan sama lo ya? Haha” tanya seyra “simpenan om om mana nih?” ucap angga “sejak kapan lo ngurusin kehidupan gua?haa” ucap seyra “udah sey,waktu kita sangat berharga buat menanggepi ucapan s****h” ujar nadine Seyra dan nadine meninggalkan mereka yang masih tersulut emosi karena perkataan terakhir nadine “awas ya sey gua bakal balas lo” batin ana “dapat uang sebanyak itu dari mana?” batin kenzo Sesampainya mereka dibasemen mereka memasuki mobil dan menjalankan dengan kecepatan sedang “kita kemana?”tanya nadine “perusahaan gua” ucap seyra “oh oke” ucap nadine Seyra dan nadine telah sampai diperusahaan r’a company Seyra melihat resepsionis baru dengan pakaian yang kurang bahan dan bermake up tebal “permisi apakah miss lala ada?” tanya seyra dengan tatapan datarnya “buat apa lo nanyain miss lala?mau minta sumbangan?”tanya sang resepsionis Nadine yang melihat jadi tertarik dan duduk disalah satu sofa dengan tangannya memegang snack itung itung menyaksikan hiburan gratis “jaga ucapan anda” ucap tegas seyra “halah,palingan lo Cuma mau minta sumbangan secara lo orang gak punya dan nyokap lo jalang kan” ucap sang resepsionis yang diketahui bernama lia “nona lia right?” tanya seyra Plakk “apa apaan kamu berani ya sama saya” emosi lia a.k.a sang resepsionis “kalau saya berani kenapa? Saya juga bisa membuat anda keluar dari sini” ucap seyra tenang “APA APAAN INI?” teriak kak lala “miss seyra? Kenapa gak langsung ke atas?”tanya kak lala hati hati “sejak kapan perusahaan saya menerima pegawai dengan dandanan seperti dia?” ucap seyra sambil menunjuk lia “maaf nona,resepsionis yang lama sedang cuti” ucap kak lala menunduk “yasudah anda tau apa yang harus anda lakukan” ucap seyra seraya meninggalkan mereka yang masih menunduk “kamu lia saya pecat secara tidak hormat” ucap kak lala lalu pergi menyusul seyra bersama nadine “miss sey saya benar benar minta maaf” ucap kak lala sambil menunduk “udah gapapa kak,oh iya aku mau minta satu hal sama kakak” ucap seyra “apa ra?” tanya kak lala “hmm aku pengen motor sport keluaran terbaru kak besok harus dah ada dimansion smith ya” ucap seyra “haa sey lo mau naik sepeda? Beneran bisa?” tanya nadine “bisa lo tenang aja” ucap seyra tenang “okedeh besok dah ada deh”ucap kak lala “yaudah lo nad terserah mau ngapain,gua mau ngerjain berkas numpuk” ucap seyra Seyra mulai mengerjakan berkas berkas yang ada diatas meja pandangannya seketika terhenti dan menarik perhatianya DODY’S COMPANY “ingin mengajukan kerja sama rupannya” gumam seyra “aku tak sebodoh itu ana”batin seyra Ya dody’s company merupakan perusahaan milik orang tua ana yang baru dibangun beberapa tahun belakangan ini dan banyak niat buruk yang tersembunyi. Seyra menelfon kak lala sebagai sekretaris “selamat sore miss” ucap kak lala diseberang “batalkan kerja sama dengan dody’s company sekarang juga” ucap seyra “tetapi mengapa miss?” tanya kak lala “niat dia gak baik” ucap seyra kembali “baik miss” ujar kak lala Tut tut “udah jam lima aja nih” gumam seyra Seyra mencari keberadaan nadine ternyata sedang tidur disalah satu ruangan yang memang diberikan fasilitas berupa tempat tidur,kulkas,kamar mandi dan lain lain jadi jika tidak pulang bisa menginap. “mandi dulu ajalah” ujar seyra memasuki kamar mandi Disisi lain tempatnya dimansion smith Kevin,kenzo,angga dan fadlan yang sedang bermain game online dihandphone masing masing. Radit yang sedang bermanja bersama ana. Kenapa valen dan rani tidak ada katanya lagi ada acara keluarga. Ting nong Ting nong “biar gua aja yang buka” ujar kevin seraya bangkit membukakan pintu “selamat sore tuan apakah nona seyra ada?” tanya seseorang “gak” ucap kevin “oh baiklah, saya hanya mengantarkan pesanan nona seyra sepeda sport terbarunya” ujar orang itu lalu pergi dari mansion tak lupa mengambil gambar untuk bukti Setelah lama mengamati motor sport dihadapannya kevin dikagetkan dengan suara seseorang “wihh motor siapa ini bagus banget” ucap ana “motor siap-” ucap angga terpotong dengan suara klakson mobil Seyra dan nadine berjalan keluar dari mobil dan seketika mata nadine membulat melihat motor sport yang sekarang ada dihadapannya “wahh motor lo dah sampe nih sey” ucap nadine kagum “hmm,pak satpam tolong masukin garasi ya” ucap seyra mengabaikan mereka yang memandang tak percaya pada seyra “sebenernya lo tu simpenan om om mana sih?banyak banget ya smpe bisa beli motor sport keluaran terbaru” ucap kevin menyindir “bukan urusan lo” ucap seyra berjalan menuju kamarnya diikuti nadine “sey gua pulang dulu ya takut dicariin nyokap” ucap nadine lalu mengambil tas “hmm hati hati” ucap seyra lalu merebahkan dirinya lalu tertidur
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN