28. Marah

1148 Kata

Tidak banyak yang Naya ingat. Pokoknya setelah berhasil lepas dari tangan penjahat itu, Naya langsung berlari memeluk Dean. Dia terus bersembunyi di balik tubuh Dean. Saking takutnya, Naya sampai tidak berani mengintip apa yang terjadi. Rombongan yang Dean maksud adalah beberapa pegawai restoran dan pegawai pabrik. Jika tidak mengingat keadaan yang genting, Naya mungkin akan mengatai Dean ingin piknik daripada menjemputnya. Tapi rombongan itulah yang akhirnya mengurus para penjahat juga mobil Naya. Dia dan Dean pulang terlebih dahulu menggunakan mobil Dean. Sepanjang perjalanan, Dean hanya diam sementara Naya menunduk takut. Selain takut karena kejadian tadi, dia juga takut karena Dean. Dilihat dari raut muka dan bagaimana laki-laki itu mengetatkan rahang, Naya tahu dia marah. Sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN