"SIALA?*N! DASAR PEREMPUAN BOD*H!" Makian dan umpatan itu terus terdengar. Bahkan orang suruhan si pengumpat pun tak luput dari sasaran. "Gimana caranya dia pergi dan lo gak tahu, hah?!" "Maaf, Nona. Tapi Nona memerintahkan saya setelah Nona Ivy menghilang, bukan sebelumnya. Jadi ..." "Jadi lo mau bilang kalau gue yang salah gitu? Gue yang bod*h, hah?!" "Bu-bukan seperti itu, Nona." Sebagai orang suruhan, tak ada kata benar, yang ada hanyalah salah. Jadi apapun alasannya, tetap saja ia tersangkanya. "Cari dia sampai ketemu. Kalau perlu, bantu dia pergi lebih jauh lagi kalau memang itu yang dia mau. Antar dia langsung ke akhirat supaya gak nyusahin gue lagi!" Setelah mengatakan itu, Rere tertawa dengan sangat menyeramkan. Membuat suruhannya itu jadi bergidik ngeri. Dan dari pada ke

