20

850 Kata

Saat ini Andrew sedang di depan gerbang rumah Edgar. Andrew bingung mau gimana manggil Edgar keluar dari rumahnya. Mau nelepon ... tapi Andrew tuh kalau denger suara Edgar pasti rada-rada speechless. Kalau kirim pesan di Line ... udah sih, tapi belum dibalas. Boro-boro dibales, dibaca aja enggak. Akhirnya Andrew memutuskan untuk memencet bel rumah Edgar beberapa kali dengan menggebu karena dari tadi tidak ada yang membukakan pintu untuknya. "Edgar! Edgar!" teriak Andrew dengan tidak tahu malunya. Andrew malah berteriak seperti anak SD yang mengajak temannya bermain layangan bersama. Beberapa saat kemudian, Andrew masih bertahan memerkosa bel rumah Edgar dengan tidak sabaran. Tak kunjung mendapat respons, Andrew pun menyerah dan mau kembali ke mobilnya, tapi nggak jadi karena mendadak mo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN