Kedua roh itu mendesah sesekali selama dalam perjalanan menuju ke Ambarros. Mereka tidak pernah menyangka bahwa Rosemary akan meminta mereka menemaninya ke Ambarros. Bahkan menyuruh mereka untuk merahasiakan semuanya dari Selena. Nona mereka yang satu ini semakin hari, semakin banyak ide. Awalnya kedua roh itu tidak berani dan berkali-kali meminta Rosemary agar melupakan keinginan itu. Akan tetapi, setelah Rosemary mengecat rambutnya menjadi hitam, akhirnya mereka tidak punya alasan untuk menolak lagi. “Aku sangat lambat! Jika saja aku mewarnai rambutku, aku pasti bisa keluar tanpa hambatan kan? Tidak akan ada yang merundungku, kan?” Gadis itu meletakkan tangannya pada pinggangnya seraya melebarkan senyum. Seakan-akan berkata pada dunia bahwa tidak akan ada lagi yang ingin membunuhnya

