Jack Williams tertawa seperti iblis yang kembali berhasil membawa targetnya ke dalam neraka. Dengan yakin, ia menarik pelatuk pistolnya. Namun sayang, kali ini tidak mengenai Arogan, melainkan dadaa perempuan bayaran yang memiliki tinggi badan sekitar 175 cm lebih. Perempuan bayaran tersebut, mungkin tidak sanggup lagi disiksa. Itu sebabnya, ia memilih untuk menghalangi laju pelurunya karena yakin, laki-laki di luar sana, pasti lebih baik dan mampu untuk menghancurkan Jack si manusia keji. Tubuh perempuan berambut panjang berwarna kuning kecoklatan itu terlempar ke sisi kanan kaca (Yang paling ujung). Akibat kuatnya hantaman peluru senjata yang Jack gunakan. Pada saat yang bersamaan, kaca pembatas pun bolong sangat mulus, sesuai bentuk pelurunya. Aro teringat perkataan Tachi. Sebelum

