Sweet Memories

1147 Kata

Bukan hanya orang punya akal sehat yang menolaknya, bahkan orang yang pernah sangat mencintainya— dan berakhir depresi karenanya pun— menolak kehadirannya begitu kesadaran yang dimilikinya kembali utuh, begitu memori yang mencuat dengan tak enak itu kembali merebak dalam benaknya. Helena pernah sangat mencintainya dan cinta itu membuat dia kesakitan, pun dengannya yang pernah terlalu dalam mencintai gadis itu, sakit dan kecewa yang ia rasakan teramat dalam. Ia hanya ingin Fani kembali, ia hanya ingin Fani menatapnya lagi, sekali lagi, begitu ia mengingat bagaimana nasib Fani saat masih bersamanya, rasanya ia ingin berteriak pada takdir, meminta pada waktu agar memutar dan memperbaiki segala yang pernah dilaluinya bersama. Fani yang tak pernah luput melihatnya dengan tatapan cinta. Ia j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN