Extra Part 1

2067 Kata

Beberapa bulan kemudian ... Fani menuangkan s**u ke dalam gelasnya, cowok di depan Fani kini tampak serius mengamati ponsel dalam genggaman tangannya. "Makan dulu kan bisa, Ga. Nanti lagi kerjaannya." Gadis itu berjalan memutar, menyabet ponsel dalam genggaman tangan Yoga, pria itu melirikkan pandangannya dan mendesah pelan. "Iya, deh." Yoga mengambil setangkup roti kemudian memberinya satu selai coklat di atasnya. "Kayaknya aku pulang telat lagi deh, Sayang," ucap Yoga sembari menggigit rotinya dengan rasa bersalah. Fani melihat sekilas sebelum akhirnya ia memaklumi bahwa akhir-akhir ini Yoga memang sangat sibuk, mau tak mau memang Fani yang harus mengalah dengan tidur sendirian di rumah bersama Mbok Dami dan Pak Anton. Susah memang punya suami yang kerjanya ribet, berangkat paling

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN