Episode 63

1028 Kata

Antonio mengusap matanya berulang kali memastikan apa yang ada di hadapannya. Lalat yang tadinya berterbangan menjadi satu dan berubah besar. Ini bukan saatnya bersantai. Pria itu langsung berdiri melihat sekeliling. Kabut sudah menjauh, yang terlihat hanya pohon saja. Pria itu melihat ke arah teman-temannya yang diam mematung. Mereka seperti tidak sadar terhipnotis oleh pandangan yang tidak biasa. "Hei! Sadar!" teriak Antonio maju ke depan mereka. Sialan, jika seperti ini terus, lalat itu akan menyerang. "Tiarap!" Amber mengeluarkan teriakan menggelegar. Sepertinya, dia sudah mempersiap hal ini. "Apa yang kau lakukan? Tiarap!" Sekali lagi, Amber mengeluarkan intruksinya. "Kita bisa lari dari sini sebelum lalat itu menyerang," ujar Antonio. "Tidak!" tolak Caesar. Desa ini bukanlah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN