Meskipun kabutnya tipis, tapi masih tetap menghalau jarak padang mereka. Menerobos kabut di tempat asing tidaklah mudah. Apalagi, aroma yang terus dikeluarkan membuat mereka melayang sampai pening. Mereka sudah mulai sempoyongan karena bau yang menusuk itu. Tentu saja Amber mulai resah, jika semuanya tidak cepat keluar dari kabut itu, pasti mereka akan pingsan. Sebelum itu terjadi, dia harus mencari cara. Amber berpikir keras, aroma bau busuk itu pasti mengundang sesuatu. Gadis itu memasang telinganya untuk mempertajam pendengaran. Tidal ada tanda-tanda hal mencurigakan. Ia bisa bernafas lega. Namun, semakin mereka berjalan. Bau busuk itu terus menajam. "Aku ingin muntah. Bau ini lebih busuk dari bagkai," ujar John memijat pelipisnya. "Apakah kita tidak bisa keluar dari sini dengan

