Setelah percaya pada penjaga Seika yang akan muncul dari entah berantah, akhirnya aku dan yang lainnya menjalankan rencana yang dibuat secara mendadak itu. Karena rumor yang beredar kalau penyerang itu hanya akan melaksanakan aksinya di sore hari, kami menunggu di ruangan club Astronomi. Tentu saja, kami ditemani dengan kotak bekal tambahan yang dibawa oleh pelayan dari keluarga Rizumu karena Michiru terus bergumam minta makan. Ketika langit mulai gelap, dan jam menunjuk ke angka enam, kami semua akhirnya pergi ke taman yang ada di dekat sekolah. Entah mengapa aku merasa kalau taman ini selalu dijadikan lokasi untuk melakukan sesuatu yang berbahaya. Apa semua orang memiliki izin untuk melakukan hal yang berbahaya di tempat ini? Untuk meman

