Michiru mengeluarkan bola yang sudah sering kulihat dari dalam sakunya, kemudian memberikannya padaku. “Kau sudah tahu cara untuk mengendalikan ini, ‘kan?” Aku menerima bola yang bisa berubah menjadi Flying Gear jika dijatuhkan ke atas tanah. “Hah? Tapi aku tidak pernah mengendarainya sendiri …” “Tidak perlu khawatir, kaki dan pinggulmu sudah lebih kuat dibandingkan dengan sebelumnya,” gumam Michiru pelan. “Hah? Apa maksudnya itu!?” “Naik ke atas Flying Gear sekarang. Akan kupastikan kau tidak terjatuh dengan sihir anginku,” kata Michiru sambil mengambil Flying Gear miliknya kembali dari tanganku, kemudian ia melemparnya ke atas tanah dan Flying Gear yang awalnya berbentuk bola berubah menjadi papan luncur yang melayang di uda

