Bab 48 Penyelamat

1686 Kata

"Sial! Kenapa pake mogok, sih?" Rania menggerutu kesal kala mobilnya mogok di jalan yang sepi. Tak terlihat satu pun kendaraan yang berlalu lalang, mungkin karena ini sudah larut. Baterai handphone-nya juga sudah habis, membuat Rania tidak bisa menghubungi papanya atau pun memesan taksi online. Sekarang bagaimana dirinya akan pulang? Wanita itu baru saja kembali dari restoran papanya. Ini adalah hari pertamanya bekerja mengurus restoran tersebut. Sebuah motor berhenti di dekat Rania. Dua orang pria turun. "Mobilnya mogok, Neng?" tanya salah satu pria tersebut. Rania tidak menjawab, wanita itu malah menjaga jarak dari pria yang berpakaian seperti preman itu. Kedua preman itu saling tatap sambil tersenyum smirk. Perasaan Rania mulai tidak enak. Apalagi ketika preman itu mulai mencolek l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN