"Iya, Mah. Ini Rania udah di supermarket, baru mau masuk," ucap Rania yang kini sedang teleponan dengan mamanya. Wanita itu baru saja kembali dari rumah Alvin, pria itu sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Kaki jenjang wanita itu mulai melangkah memasuki supermarket. [ ...] "Iya. Assalamuakaikum." Sambungan telepon lalu terputus. Brak! Rania tidak sengaja menabrak seseorang. Handphone wanita itu jatuh. Rania dengan cepat memungutnya. Ia bernafas lega, untung ponselnya tidak pecah. "Maaf, maaf," ucap Rania sambil membantu mengumpulkan belanjaan orang yang ia tabrak. Saat mendongak, seketika ia kaget melihat Bu Astrid di depannya. Ternyata mantan mertuanya yang ia tabrak. "Mama," lirih Rania. Detik kemudian ia sadar, sekarang Bu Astrid bukan lagi mertuanya. Jadi, ia tidak boleh

