BAB 28

1725 Kata

Burung-burung saling bersahutan. Cuaca di minggu pagi ini terlihat cerah. Fajar dan Rania duduk diteras samping. Fajar menenggak kopinya lalu meletakannya di atas meja. "Kak, hari ini Rania boleh ya, jalan-jalan bareng Indah." "Jalan-jalan ke mana? Kamu, kan, lagi hamil muda. Takutnya nanti kamu kecapekan." "Ke mall. Rania perginya gak lama, kok. Rania janji gak akan kecapekan. Lagian Rania juga bosen, Kak, di rumah terus." "Boleh, ya, Rania pergi?" Wanita itu memasang wajah memelas sambil menautkan kedua tangannya. "Ya sudah, kamu boleh pergi," ucap Fajar yang akhirnya mengizinkan. Senyuman lebar langsung terpatri di wajah Rania. "Makasih. Ya udah, kalau gitu Rania ke dalam dulu." Wanita berhidung mancung itu memasuki rumah, meninggalkan Fajar sendiri di teras samping. Pria beraha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN