"Dokter, mau bicara apa?" tanya Rania kikuk. "Ini berhubungan dengan yang terjadi di taman waktu itu," balas Anisa, membuat Rania terkejut lalu mematung sesaat. Namun, ia juga penasaran apa sebenarnya yang akan dikatakan Anisa. "Aku udah tahu, penjelasan yang kamu bilang di taman waktu itu sebenarnya bohong." Mata Rania sedikit melotot, kenapa Anisa bisa tahu ia berbohong. Rania semakin merasa bersalah karena telah membohongi gadis itu. Akan tetapi, ia juga tidak mungkin jujur pada Anisa waktu itu. "Aku sudah tahu apa yang terjadi antara kamu dan Fajar. Fajar sudah memberitahu semuanya ke Aku." Rania sontak terkejut. Apa benar Fajar telah memberitahu Anisa yang sebenarnya? Tetapi kenapa Fajar melakukan itu? Bukankah itu akan membuat Anisa semakin membencinya. "Berarti Dokter juga ta

