BAB 25

1043 Kata

Dua orang pria kini tengah berbincang di salah satu cafe ternama di Jakarta. "Bagaimana? Apa kamu sudah mendapatkan info yang saya minta?" tanya pemuda berkemeja biru muda pada pria di depannya yang kira-kira berumur 40 tahunan. "Sudah, Bos. Saya sudah selidiki. Menurut perkataan teman kampusnya, selama ini dia memang tidak pernah dekat dengan seorang pria. Setelah putus dengan pacarnya saat SMA, dia tidak pernah lagi menjalin hubungan." "Apa kamu yakin?" "Yakin, Bos." Alvin terdiam. Ia mengingat perkataan Rania di taman waktu itu. Kata wanita itu dirinya dihamili pacarnya. Alvin ingin mencari tahu siapa pacar Rania dan memberinya pelajaran. Seenaknya pria itu pergi sehingga sepupunya yang harus menanggung beban. Seharusnya dia bertanggung jawab karena Rania sedang mengandung anaknya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN