Kondisi Fajar kini sudah membaik, pria itu sudah pulang dari rumah sakit kemarin. Kini pria itu tengah di ruang tamu bersama Marsel. "Syukurlah sekarang lo udah baikkan. Gue ke sini mau pamit, besok gue mau berangkat ke Prancis." Karena Fajar adalah sahabatnya, jadi Marsel ingin berpamitan pada Fajar. "Baik-baik lo di sana. Walau kita jarang ketemu, tetapi kita bisa bersilahturahmi lewat telepon. Jangan lupa sering-sering telepon gue," ucap Fajar. Satu jam Fajar dan Marsel mengobrol. Setelah Marsel pulang, Fajar pergi ke teras samping. Duduk ditepi kolam berenang dan memasukkan kakinya ke dalam air. Fajar menatap datar ke depan. Ia tengah memikirkan rencana untuk rujuk dengan Rania. Jujur, Fajar ingin. Akan tetapi, ia takut kalau Rania yang tidak mau. Kesalahannya di masa lalu ter

