Sudah satu minggu berlalu dan Rayyan tak kunjung menemuinya atau menghubunginya. Rara rindu Rayyan. Namun gadis itu tak bisa melakukan apapun. Ia hanya bisa menunggu sampai Rayyan menghubunginya terlebih dahulu. Rara takut jika ia menghubungi Rayyan dan bilang rindu, maka akan menganggu kesibukan cowok itu. Rara hanya bisa menahan segala rasa rindunya dengan sabar. Bahkan di kampus pun, ia tak bertemu Rayyan. Padahal dulu, dia sering ketemu tidak sengaja dengan rayyan di kampus. Di depan gedung fakultas, di kantin atau bahkan di perpustakaan. Hari hari yang Rara lalui pun menjadi berbeda ketika tidak ada Rayyan di dalamnya. Rara jadi sering melamun, dan berdiam diri. Jika sudah sangat galau, pasti larinya akan ke al-quran. Karena ketika bersama al-quran hatinya yang galau, resah dan rind

