teman-teman Rara sudah kembalike pondok, dan kini Rara sendirian. ah tidak, ia tidak sendirian. Ia bersama Mba Ninis, dan kedua teman kamar barunya: Zahra dan Nada. Setiap kamar, memiliki 4 santri, dan kebetulan di kamar mba ninis kekurangan satu santri. Sehingga harapan mba ninis dan Rraa yang ingin sekamar bis jadi nyata Kamar mereka berada di depan sendiri, dekat dengan ndalem dan musollah kecil di belakang ndalem. Dan Rara jadi teringat ketika dulu ia tinggal di kamar dekat ndalem rumah Al. Ah, bagaiman ya kabarnya cowok itu? Jujur saja sekarang Rara rindu. Bohong jika gadis itu bilang jika ia tak rindu dengan lelaki itu. Karena, bagaimana pun selama beberpa tahun ini, hati Rara mencintai lelaki itu. Jadi untuk lupa dan tidak merindui lagi, tentu saja membutuhkan wktu yang lama. Ha

