45

1115 Kata

"Romo Yai, Mba Raranya sudah sampai." Ucap Mba Ninis sembari mengetuk pintu rumah. Apakah ini rumahnya pengasuh? Kenapa sedehana sekali. Jauh dari kata mewah seperti rumah-rumah pengasuh pondok Rara yang dulu. Rumahnya hanya satu tingkat, pun tidak terlalu luas. Desain rumahnya terlihat tidak biasa, yakni seperti rumah joglo Jogja yang dihasi banyak sekali ornamen pahatan di dindingnya. Membuat suasana rumah seperti berada di jaman dahulu. Lantainya pun tidak menggunakan keramik, hanya di cor dengan semen sehingga tidak perlu melepas sandal untuk memasuki rumah. Teman-teman Rara yang ikut mengantar Rara, bahkan terkesima melihat desain rumah itu. Mereka bak seorang wisatawan yang baru pertama kali datang di sebuah tempat wisata. "Sebentar nggih Mbak, monggo duduk dulu semuanya. Gpp." Uc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN