Pasca malam itu, hati Al lebih ringan. Tidak lagi ‘sumpek’ dengan alasan yang tak jelas. lebih tenang dan itu membuatnya lebih menikmati hari-harinya. Ia pun memutuskan untuk kembali ke jogja, karena beberapa dosen sudah mencarinya. Hampir tiga minggu Al tidak masuk kuliah. Jika minggu depan Al masih membolos, mungkin jatah liburannya sudah habis dan dia akan terancam tidak lulus semua mata kuliah yang ia ambil di semester ini. sebab itu sebelum itu terjadi, Al segera kembali ke jogja. Toh hatinya sudah menerima semuanya, sekalipun masih tak rela meninggalkan Abah sendirian di kediri. “Gpp Al, Abah nggak sendirian di sini. Kan banyak Kang-kang yang biasanya bantu Abah, terus ada Mbak-mbak yang masakin. Udah kamu besok berangkat aja ke Jogja.” Kata Abah ketika melihat wajah al yang seperti

