Setelah mengantar Rayyan pergi ke kampus untuk KKN, Rara pun segera menuju kediri untuk pergi ke pondoknya dulu. Rara berangkat sendiri, naik kereta dan ketika sampai di stasiun kereta dia akan dijemput Zakiyah yang berbaik hati mau jauh-jauh muter ke stasiun dulu untuk menjemput Rara. Sebenarnya bisa saja sih, Rara minta tolong salah satu kang-kang yang biasanya nganterin Bapak kalau ke luar kota untuk mengatarkannya ke Kediri, tapi Rara masih sungkan. Dia juga tidak mau merepoti siapapun kecuali Zakiyah—yang uda masuk kategori temen rasa saudara baginya. “Ya Allah Raa makin cantik aja ya kamu! Keliatan banget bahagianya!” ucap Zakiyah ketika melihat Rara memasuki mobilnya. Rara terkekeh kemudian memeluk Zaiyah, “makanya nikah biar tau gimana rassanya.” “Haha gimana emang? bahagia bang

