68

1215 Kata

“Mbak Rara, bangun!” “Mbak, Bangun! Gus tadi panggil samean.” Sayup-sayup rara dengar suara Nada dan Zahra bergantian. gadis itu pun membuka matanya, seberkas cahaya pun tampak dan membuat penglihatannya sedikit jelas. Sesak di d**a Rara masih terasa ketika gadis itu sudah tersadar. Ketika melihat jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh, Rara sontak bangun dari tidurnya. “Astaghfirullah..belum sholat maghrib aku!” ucap rara yang sontak keluar kamar dan menuju kamar mandi. Tampaknya ketika menangis tadi, rara ketiduran. Tapi kenapa tak ada yang membangunkannya? untung saja masih ada waktu untuk melakukan sholat maghrib. Dengan cepat, Rara pun mengambil wudu dan bergegas mengerjakan sholat. “Mbak, samean dicari Gus Rayyan.” Ucap Nada ketika Rara selesai sholat dan terlihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN