Tiga Puluh Satu

1357 Kata

Lucy memandang meja makan dengan sendu. Ia merasa telah menjadi sosok istri yang durhaka. Tidak menyiapkan makan malam untuk suaminya, malah. Akh sial. Ia tidak ingin mengingatnya. Ini semua karena Tian. Andai pria itu tidak datang ke dapur dan langsung menyerangnya dengan semua ancaman-ancaman gilanya, mungkin saat ini mereka tengah makan malam bersama. Tapi apa? Ketika suaminya turun untuk makan malam, tidak ada satu pun makanan tersedia di meja makan dan parahnya lagi. Datangnya Darrel ketika ia dan Tian baru selesai dan akan melaku ... ugh. Ini gila. Ia bisa gila mendadak. Tanpa ucapan, tanpa kata. Suaminya langsung pergi. Meninggalkan ia bersama Tian yang seolah bahagia melihat Darrel tak mengindahkannya karena mulut dan tangan jahil pria itu di bawah diantara kedua kakinya, ia jad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN