Tiga Puluh Dua

1141 Kata

Anne pasrah mengikuti kemana langkah kaki Darrel membawanya. Ia sudah tidak perduli lagi. Di kampus, ia merasa bukan tempat teraman untuknya. Karena dari tempat itu, awal ia mendapat pesan-pesan yang seolah menggambarkan dirinya. Di rumah pun sama. Kini ia baru paham, pesan-pesan itu memang untuk dirinya. Pertanyaannya, siapa? Siapa orang yang mengiriminya pesan tersebut? Siapapun orang itu, dia pasti tahu hubungan terlarangnya bersama dengan Darrel. Oh, God! Masuk ke dalam lift yang dikhususkan untuk dirinya, tanpa aba-aba Darrel menarik Anne mendekat kearahnya, kemudian menciumnya. Darrel tidak suka, melihat wanitanya melamun dan berfikir terlalu keras. “Emmm.” Darrel melepas ciumannya dirasa Anne mulai rileks. Terbukti dengan wanita itu yang membalas ciumannya. Seraya menangkup wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN