"Anne." Lucy terkejut mendapati Anne dan juga suaminya dalam posisi intim dengan tubuh polos, ia sangat shock hingga rantang bekal yang ia bawa jatuh begitu saja. Selama ini ia selalu berpikir positif atas kedekatan keduanya. Pulang dan pergi bersama. Dulu Darrel beralasan, melakukan semua itu karena dia menganggap Anne sebagai adik. Darrel sendiri pun mengatakan sebagai seorang anak.tunggal yang telah kehilangan keluarganya, dia ingin merasakan punya keluarga dan punya adik. Waktu itu, ia percaya saja. Memang begitu kenyataannya. Darrel anak tunggal dan ingin merasakan punya adik. Tapi sekarang ia tak yakin. "Kakak." Bersamaan dengan panggilan tersebut, air mata Lucy jatuh tak tertahankan. "Kau tega padaku, Anne!" Anne mengkerut ketakutan, ia mencengkram kuat jas Darrel supaya tetap

