Sebulan kemudian... Setelah memutuskan untuk menjual rumah peninggalan orangtuanya, Fara pindah ke rumah kecil di pinggiran kota yang lebih tenang. Dia berusaha menjauh dari orang-orang yang mengenalnya. Walaupun terasa berat putus kuliah, tapi tidak ada pilihan lain. Tidak akan ada yang bisa menjaga anaknya. "Ah, akhirnya beres juga. Lelah sekali ternyata pindahan sendirian, padahal barang cuma sedikit," keluhnya sembari memijat punggungnya sendiri. Ia mendudukkan diri di sofa ruang tengahnya. Kemudian memandangi seisi ruangan sempit yang masih bebas pajangan ini. Dalam bayangannya, dia ingin menaruh berbagai fotonya dan Devan. Semakin hari rasa sayangnya pada bayi itu semakin tinggi. Dia sangat bangga melihatnya sudah pandai menyusun balok mainan. Padahal baru berusia sebulan. Dev

