Peledakan yang terjadi di markas keluarga Russell terdengar di telinga Genny. Awalnya ia mengira bahwa pengecohan menjadikan Samantha umpan telah berhasil, namun itu hanya akal-akalan sang Jenderal. Genny seketika memaki sambil berjalan keluar gedung intelijen menuju markas milik keluarganya dengan mengendap-endap untuk melihat seberapa hancur tempat tersebut. Wajah cantiknya mengeras dengan gigi bergemelatuk. Hingga sebuah sengatan menusuk lehernya membuatnya lumpuh dan terduduk sambil memegang tengkuknya yang tercepat sebuah jarum. "Kabur, Russell?" Suara berdesis kejam itu terdengar bagai bisikan angin di telinga Genny. Jenderal tersenyum miring dan kali ini ia menghadap Genny dengan tangan bersedekap d**a. Wajahnya mengeras seketika. Mereka berada di parkir depan gedung intelijen.

