BAB 45

1147 Kata

Anthea melenguh saat sang Jenderal menghujamnya berulang kali. Kedua tangannya di genggam oleh sang Jenderal disisi kiri dan kanan kepalanya. Anthea menggeliat nikmat saat Jenderal menghujamnya tanpa henti. Lenguhan dan desauan terdengar ke penjuru kamar. Jenderal menghujam untuk yang terakhir kalinya sedikit menyentak dan menyemburkan benihnya ke dalam rahim sang isteri. Menyerukan kepalanya di leher Anthea dengan napas tersengal, meninggalkan kecupan lembut. Jenderal melepaskan miliknya dari dalam tubuh sang isteri lalu berbaring ke samping. Ronde ketiga yang mereka lalui malam ini cukup membuat keduanya merasa lelah. Anthea bahkan tidak bisa lagi bangkit sama sekali. Tangan kokohnya memeluk sang isteri erat dan memberikan kecupan ringan dimanapun yang ditemuinya. "Jangan memancing la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN